CARA MEMBENTUK KELOMPOK PETERNAKAN BARU DIKABUPATEN LEBAK

Oleh: Herman Edi Sunarso, S.Pt

Atas dasar pertanyaan dari masyarakat, bagaimana cara membentuk kelompok baru di bidang peternakan yang bagi sebagian besar masyarakat belum tahu prosedur dan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk membuat kelompok baru tersebut.

Kelompok baru dibentuk atas dasar masing masing anggota yang mempunyai maksud dan tujuan yang sama untuk mencapai tujuan bersama serta mempunyai nilai manfaat yang lebih besar dibandingkan berusaha secara individu guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan anggotanya. Ini yang menjadi landasan awal kelompok tersebut tersebut akan dibentuk atau didirikan.

Syarat pertama dalam pembentukan kelompok peternakan yang pertama adalah jumlah anggota. Jumlah anggota kelompok minimal 10 sampai 20 orang dalam satu cakupan wilayah yang memiliki keinganan atau tujuan bersama untuk memajukan kegiatan beternaknya. Pilihlah beberapa orang yang menurut anda bisa bertanggungjawab dan nantinya mampu menerapkan aturan-aturan kelompok serta yang dapat diajak untuk bermusyawarah untuk mufakat. Sehingga masing masing anggota kelompok mempunyai komitmen untuk memajukan kelompoknya atas dasar sukarela.

Syarat yang kedua adalah mengadakan musyawarah untuk menentukan atau penetapan  susunan kepengurusan kelompok ternak, seperti ketua, sekretaris , bendahara dan anggota serta alamat yang jelas dalam kegiatan kesekretariatannya serta rumusan Anggaran Dasar Rumah Tangga AD/ART serta usulan nama kelompok ternak  Lebih baik lagi musyawarah ini dituangkan dalam sebuah buku notulen yang terdokumentasikan dan mengandung gambar visual atau photo pada saat musyawarah tersebut dilaksanakan.

Syarat ketiga adalah mengkonsultasikan hasil musyawarah kepada aparatur setempat seperti RT, RW, kelurahan dan atau  petugas unit pelaksana teknis daerah (UPTD) setempat dan membuat Berita Acara Pembentukan Kelompok Ternak yang disyahkan oleh Kepala Desa atau Camat dan diketahui oleh Petugas Lapangan Dinas Peternakan Kabupaten Lebak  serta dihadiri oleh sebagian atau seluruh anggota kelompok yang dapat dijadikan sebagai saksi pada saat penandatangan berita acara pembentukan kelompok tersebut.

Apabila syarat pembuatan berita acara pembentukan kelompok sudah ditempuh maka kelompok peternakan ini dapat dijadikan dasar bahwa kelompok tersebut secara syah dibentuk pada hari, tanggal dan tahun berita acara tersebut ditandatangani.

Apabila kelompok tersebut sudah terbentuk melalui berita acara pembentukan kelompok,  kemudian dapat juga menempuh prosedur untuk menjadi kelompok ternak yang berbadan hukum maka dapat didaftarkan melalui pencatatan di akta notaris sebagai kelompok kepemudaan yang terdaftar dikementrian Hukum dan Hak  Asasi Manusia. Sehingga legalitasnya terdaftar pada akta notaris setempat. Pencatatan pada akta notaris ini dapat dilakukan oleh kelompok ternak sesuai dengan kebutuhan yang ada misalnya adanya bantuan hibah dari pemerintah yang syaratnya adalah kelompok ternak tercatat pada akta notaris.

Kelompok yang sudah berdiri dengan sebuah nama tertentu, dalam perkembangannya harus juga ditunjang dengan alamat yang jelas, lokasi atau tempat kesekretariatan yang tetap sifatnya, serta wajib mempunyai buku administrasi kelompok yang terdiri minimal mempunyai 8 ( delapan ) jenis buku administrasi kelompok, sebagai penanda bahwa dinamika perkembangan dan pertumbuhan kelompok tercatat secara formal dalam buku administrasi kelompok. Delapan jenis buku administrasi kelompok tersebuat adalah buku surat keluar, surat masuk, buku inventaris kelompok, buku musyawarah, buku inventaris kelompok, buku keuangan, buku angggota kelompok, buku tamu, buku notulen rapat, buku kegiatan kelompok, buku rencana kerja kelompok,  serta buku agenda dan buku ekspedisi sebagai penunjang yang aktifitas lainnya.

Buku administrasi kelompok menjadi bukti bahwa aktifitas dan rutinitas kelompok dapat dijadikan sebagai suatu  referensi atau acuan untuk menilai kelompok tersebut apakah mempunyai dinamika perkembangan yang positif atau sebaliknya. Karena dalam perkembangannnya sebagai contoh adanya momentum perlombaan kelompok ternak berprestasi,di mana yang menjadi salah satu ukuran keberhasilan kelompok tersebut adalah dinilai dari buku administrasi kelompoknya. Semoga tahapan pembentukan kelompok ternak baru dan dinamikanya dapat bermanfaat untuk masyarakat yang ingin mengetahui dan akan membentuk kelompok peternakan. Wasalam…

Terkait

Komentari

Log In
Pegawai
Harga Produk Hewan
Harga Komoditas