ANALISA USAHA BETERNAK ITIK PETELUR

Oleh : Hanik Malichatin

 

Usaha peternakan itik umumnya dilakukan secara ekstensif dan diusahakan secara konvensional oleh peternak rakyat dengan jumlah kepemilikan kecil, hanya sebagian kecil diusahakan secara intensif, karena lahan pangonan semakin sempit. Produk peternakan itik berupa ternak (DOD),   daging, telur dan bulu itik. Produk olahan itik yang digemari oleh masyarakat berupa telur asin dan itik goreng.

Pasar telur dan ternak itik komersial cukup potensial, hal tersebut menunjukkan bahwa prospek usaha peternakan itik masih memberikan harapan yang baik sehingga mampu memberikan peluang berusaha bagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Pakan ransum dapat diperoleh dari limbah pertanian, siput, kerang-kerangan dan sebagainya. Sehingga biaya produksi berupa ransum pakan dapat dikendalikan diharapkan daya beli masyarakat terhadap produk hasil peternakan masih terjangkau dengan tidak mengurangi nilai gizinya. Masa pemeliharaan itik pedaging selama 8 minggu – 10 minggu sedangkan itik petelur mulai bertelur pada umur 20 minggu.

Contoh Analisa Usaha Beternak Itik Petelur Skala usaha 500 ekor :

No. Uraian Harga Satuan (Rp.) Jumlah Jumlah (Rp.)
1. Investasi
–        Penyusutan Kandang (1 Tahun)
–        Sewa lahan/tahun
–        Peralatan Pakan/minum (2 tahun)
–        Itik Siap Telur (7-12 bulan)
 
   1.500.000
   1.000.000
   2.000.000
        70.000
 
     1
     1
     1
    500
 
   1.500.000
   1.000.000
   2.000.000
 35.000.000
  Jumlah investasi      39.500.000
2. Modal Kerja
–       Obat, vitamin dan vaksin / tahun
–     Pakan 0.15 kg x 365 hr x Rp. 6.500
–       Tenaga kerja / tahun
–       Penerangan
 
          10.000
        355.875
   12.000.000
        100.000
 
    500
    500
      1
      12
 
    5.000.000
177.937.500
  12.000.000
    1.200.000
Jumlah Modal Kerja     196.137.500
  Jumlah pengeluaran selama 1 tahun     235.637.500
  Jumlah pengeluaran selama 2 tahun     394.775.000
3. Pendapatan
Kematian      = 5% x 500 ekor = 25 ekor
Produksi telur     = 80% x 480 ekor x 365 hr x Rp. 2000 x 2 th
Pupuk               = 500 kg x rp.250 x 2 th
Afkir                 = 480 ekor x Rp. 50.000
Pendapatan selama 2 Tahun
Pendapatan selama 1 tahun
 
 
   
 
560.640.000
       250.000
  24.000.000
585.280.000
292.625.000
4. Keuntungan (pendapatan – investasi – modal kerja) selama 2 tahun
Keuntungan selama 1 tahun
Keuntungan Per Bulan
190.505.000
  95.252.500
    7.937.708

 

Keterangan : tabel diatas hanya contoh penghitungan analisa usaha itik, harga dapat berubah sesuai dengan kebutuhan saat beternak itik

Analisa usaha beternak itik petelur tersebut untuk masa periode pemeliharaan selama 2 tahun. Indukan itik petelur yang dibeli umur 7 bulan dipelihara selama 2 tahun kemudian diafkir. Obat-obatan yang diperhitungkan adalah pemberian vitamin secara rutin untuk meningkatkan produktifitas, vaksinasi Flu Burung, desinfektan untuk desinfeksi kandang dan obat ketika terserang penyakit.

Pendapatan yang diperoleh dengan memperhitungkan kematian ternak selama 2 tahun sebesar 5% dan produksi normal telur 80% dari populasi, penjualan pupuk dan penjualan ayam afkir. Setelah 2 tahun dipelihara ayam afkir dapat dijual sebagai pendapatan peternak.

Analisa usaha dapat disesuaikan dengan kondisi saat akan dilaksanakan usaha beternak itik petelur dan harga yang diperoleh saat itu.

 

Daftar  Pustaka :

Analisa Usaha peternakan 1996. Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Timur. Surabaya

Terkait

Komentari

Log In
Pegawai
Harga Produk Hewan
Harga Komoditas